Resume, Day 2 Tema: Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi, Tema: Mahasiswa Unusa sebagai generasi Aswaja An-NadhliyahTema: Pengenalan Keselamatan, Kesehatan kerja, dan Lingkungan (K3L) di Perguruan Tinggi,


Materi V: Dr.Nurul Ghufron,S.H.,M.H
(Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi) periode 2019-2024M
Tema: Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi 

Korupsi membawa dampak besar bagi bangsa. Harapannya, sebuah jembatan bisa bertahan hingga puluhan tahun, seperti Jembatan Merah di Surabaya yang dibangun Belanda ratusan tahun lalu namun masih berdiri kokoh. Sebaliknya, banyak jembatan yang dibangun setelah kemerdekaan justru cepat rusak, bahkan ada yang baru beberapa bulan diresmikan sudah patah. Hal ini terjadi karena praktik korupsi. Uang yang seharusnya cukup untuk membangun infrastruktur berkualitas, berkurang karena sebagian diselewengkan. Akibatnya, pembangunan rapuh, pendidikan kurang, sekolah terbatas, dan banyak anak tidak bisa menikmati haknya untuk belajar.

Korupsi juga merusak layanan kesehatan. Biaya berobat seharusnya terjangkau, tetapi karena adanya permainan anggaran, biaya bisa melonjak hingga jutaan rupiah. 

Dalam Konvensi PBB tahun 2003, disepakati bahwa korupsi berdampak sangat luas. Pertama, ia merusak demokrasi. Pemilu dipenuhi praktik politik uang, sehingga rakyat memilih berdasarkan amplop, bukan kualitas calon. Akibatnya, pejabat yang terpilih lebih sibuk mengembalikan modal daripada melayani rakyat. Kedua, korupsi merusak hukum. Pasal-pasal yang seharusnya menegakkan keadilan bisa diperjualbelikan. Ketiga, korupsi menurunkan kualitas sumber daya manusia, misalnya lewat izin lingkungan yang dilanggar demi keuntungan sesaat.

Selain itu, korupsi menciptakan pasar yang tidak efisien. Barang-barang bisa dibeli jauh lebih mahal dari harga sebenarnya hanya agar selisihnya masuk ke kantong pribadi. Hal ini membuat pembangunan jadi boros dan tidak efektif. 


Materi VI : KH Ma'ruf (Ketua Aswaja Center, PWNU Jawa Timur)

Tema: Mahasiswa Unusa sebagai generasi Aswaja An-Nadhliyah 


Menurut Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari, sunnah di sini bukan sekadar perbuatan Nabi sebagaimana yang dipelajari dalam ilmu hadis, dan bukan pula sunnah dalam hukum fikih. Sunnah yang dimaksud adalah at-thariqah al-mardhiyyah al-masyrû‘ah, yaitu metode beragama yang ditempuh oleh Nabi, para sahabat, serta imam-imam mazhab. Inilah letak perbedaan pemahaman sunnah antara NU dan kelompok lain.


Ahlus Sunnah wal Jamaah dimaknai sebagai kelompok mayoritas umat Islam. Mayoritas itu tampak dari pengikut empat mazhab besar—Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali—yang tersebar di berbagai wilayah. Di Mesir dan Turki misalnya, banyak yang menganut Hanafi. Di Suriah dan sebagian Asia, ditemukan pengikut Syafi’i seperti kita di NU. Jadi NU tidak sendirian, melainkan bagian dari arus besar mayoritas Islam dunia.


Dalam akidah, NU mengikuti ajaran Imam Asy’ari yang dikenal dengan aqidah Azhariyyah. Dalam praktiknya, orang NU berpegang pada prinsip tawasuth (moderat), tasamuh (toleran), dan tawazun (seimbang). NU menolak sikap ekstrem, baik yang terlalu keras maupun terlalu longgar, karena yang bisa bertahan lama adalah jalan tengah yang moderat. Sikap ini juga melahirkan penghargaan tidak hanya kepada sesama muslim, tetapi juga kepada non-muslim, sesuai semangat rahmatan lil alamin.


Dengan demikian, NU tidak hanya diukur dari pengakuan atau identitas formal. Yang paling penting adalah menjiwai sikap moderat, toleran, seimbang, serta mengamalkan tradisi yang sesuai dengan dalil. Inilah yang membentuk NU sebagai bagian dari mayoritas umat Islam sekaligus penjaga nilai rahmatan lil alamin.


Materi VII : Muslikha Nourma Rhomadhoni, S.KM.,M.Kes(Kaprodi D4 K3)

Tema: Pengenalan Keselamatan, Kesehatan kerja, dan Lingkungan (K3L) di Perguruan Tinggi


Tujuan dari penerapan K3L adalah mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu berhadapan dengan potensi bahaya dan risiko yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan maupun keselamatan. Karena itu, sebagai mahasiswa di UNUSA, kita harus berusaha menghindari bahaya, mengurangi risiko, serta melindungi diri sendiri maupun orang lain agar tetap sehat dan selamat.


K3L juga bertujuan untuk melindungi lingkungan dari pencemaran dan kerusakan. Setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dan jauh dari pencemaran. Meskipun industri memberikan banyak manfaat, tetap ada kewajiban untuk menjaga kelestarian lingkungan. Mahasiswa pun dapat ikut berperan, misalnya tidak diam saja ketika melihat pencemaran, serta memanfaatkan media sosial dengan bijak agar isu-isu pencemaran tidak diabaikan begitu saja, melainkan disuarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.


Prinsip dasar penerapan K3L adalah pencegahan lebih baik daripada penanggulangan. Bahaya memang tidak bisa sepenuhnya dihindari karena dalam kehidupan sehari-hari kita akan selalu berhadapan dengan berbagai bentuk risiko, baik itu fisik, kimia, biologi, psikososial, maupun mekanik. Namun, kita harus tetap waspada dengan cara mencegah dan menanggulanginya sejak awal.


Di UNUSA sendiri sudah ada berbagai SOP yang harus dipatuhi, misalnya saat memasuki auditorium, laboratorium, atau ruang perkuliahan. Setiap mahasiswa perlu memahami potensi bahaya di tempat tersebut, cara keluar saat darurat, serta aturan yang berlaku di dalamnya. Ketika berada di laboratorium, misalnya, mahasiswa wajib mengikuti aturan keselamatan yang ada, mulai dari penggunaan alat, penempatan bahan, hingga pelaporan kejadian. Semua itu bukan sekadar formalitas, tetapi benar-benar menjadi pedoman untuk menjaga keselamatan bersama.

Resume : Resume, Day 2 Tema: Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi, Tema: Mahasiswa Unusa sebagai generasi Aswaja An-NadhliyahTema: Pengenalan Keselamatan, Kesehatan kerja, dan Lingkungan (K3L) di Perguruan Tinggi, 


Lihat juga blog teman : https://blogelya06.blogspot.com/2025/09/resume-day-2-pkkmb-unusa-2025-1.html


Dan jangan lupa ikuti sosial media kita 

• Facebook :

https://www.facebook.com/unusaofficialfb

• Instagram :

https://www.instagram.com/unusa_official/

• YouTube :

https://www.youtube.com/@unusa_official

• Twitter (X) : 

https://x.com/unusa_official?lang=en

• Tik Tok : 

https://www.tiktok.com/@unusa_official


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesulitan beradaptasi dilingkungan baru

Resume Banjir peminat, prodi S1 Keperawatan Unusa tambah kelas baru

Resume, Tugas Day 1 Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara. Memperkuat reformasi politik, hukum, birokrasi serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba. (Sharing Experience) Mencetak mahasiswa sukses berwirausaha.